Debat Sekularisasi belum Usai November 20, 2009
Posted by aceng husni in Artikel.add a comment
Para ilmuan memprediksi bahwa kita memasuki zaman sekular. Zaman tersebut ditandai dengan hilangnya pesona dunia: seluruh aktivitas dan gejala alam dapt diatas oleh ilmu dan teknologi. Karenanya, masyarakat sukular tidak lagi memandang agama penting dalam kehidupnnya
Fakta menunjukan fenomena sebaliknya: gerakan New Age di Amerika Serikat, gerakan fundamentalisme agama merebak di berbagai negara dan agama, terorisme yang berdalih argumen keagamaan, dan tuntuan khilafah islamiyah dari kelompok Hizbut Tahrir, misalnya, tidak surut di beberapa negara mayoritas muslim, termasuk Idonesia. Prediksi para sosiolog tentang sekularisasi, gagal.
Fakta-fakta ini pula yang membuat Peter L Berger merevisi tesisnya bahwa tidak ada lonceng keatian bagi agama di zaman post industri.
Apakah teori sekularisasi lama salah dan gagal menjelaskan fenomena masyarakat dunia? Kenapa gagal? Apakah perdebatan mengenai sekularisasi telah usai? Selain fakta yang menunjkan kegagalan sekularisasi, tapi di lain tempat ada juga data yang menujukan terjadi sekularisasi khususnya di Eropa Barat. Bagaimana menjelaskan ragam data semacam ini? Adakah teori alternatif untuk menjelaskan fenomena dunia tersebut?
Ada jawab Inglehart dan Norris. (lagi…)
