Renungan

"Adil Sejak dalam Pikiran"

Siapa Mencoreng Nama Islam?

leave a comment »


Kemarin, Minggu, 01 Juni 2008, Front Pembela Islam (FPI) menyerang peserta aksi Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB). Ironisnya penyerangan ini dilakukan pada saat memperingati hari lahir Pancasila. artinya, penyerangan ini bisa dimaknai pula bahwa mereka kebal dan tidak peduli pada konstitusi. sebagaimana diakui, penyerangan dilakukan, menurut Muhammad Machsuni, Panglima Laskar Pembela Islam, salah satu sayap FPI, karena Ahmadiyah telah mencoreng nama Islam (Koran Tempo, 01/06).

pertanyaanya: Benarkah Ahmadiyah mencoreng nama umat Islam? apa yang dimaksud dengan mencoreng nama Islam? lalu penyerbuan yang dilakukan FPI itu, masuk mana: membela atau merusak (citra) Islam?

Mencoreng, secara harfiyah, menggaris tebal panjang, atau dicokotori. Tentu kata ini tidak lengkap bila tidak ada objeknya. Dalam konteks ini Islam yang dicoreng. Islam yang sedianya memiliki citra baik kemudian oleh suatu kelompok dicoreng namanya. Pengotoran nama baik Islam ini tentu bukan dalam arti harfiyah, tapi tindakan umat Islam yang memalukan. Kotorlah/tercorenglah nama baik Islam.

Islam, sebagai mana makna harfiyahnya, adalah keselamatan. Orang yang berada di dalam Islam, ia akan selamat. Sumber ajaran Islam adalah al-Quran, kitab suci umat Islam. Apa yang disebut sebagai ajaran Islam, tertuang di dalam kita suci ini. Kitab suci ini, tentu, dibahasabumikan melalui seorang nabi: Muhammad s.a.w.

Karenannya, manakala gagasan di dalam a-Quran masih abstrak, maka nabi yang akan menafsirkanya melalui ucapan, tindakan maupun ketetapan: sunnah (tradisi).  Dari keseluruhan ajarannya, Islam terseimpulkan menjadi agama yang membawa rahmat bagi sekalian alam. Artinya keberadaan Islam akan membawa kedamaian bagi ummat manusia.

Citra ini diemban nabi pada saat turun wahyu secara bertahap. Selama 23 tahun nabi membumikan ajaran Allah dengan cara dan tujuan kemaslahan umat. Nabi sadar bahwa saat itu, masyarakat jahiliyah menyembah Allah. Tapi Allah yang dimbehnya berada di belakang patung-patung yang melegalkan penindasan. datanglah ajaran tauhid yang dibawa Nabi yang akan mengeluarkan warga Mekah menjadi warga yang bebas dari ketidakadilan, penindasan, dan diskriminasi. 

Di Mekah kala itu, warga yang berasal dari klan rendah tidak akan mendapat kesempatan berbisnis yang sama dengan para penguasa. Tak jarang pula, manusia dijadikan budak dan diperlakukan bak Anjing. Penindasan menjadi makanan keseharian bagi klan dengan kasta rendah. begitu juga diskriminasi terhadap perempuan. Umar adalah salah satu pelaku orang yang mengubur anaknya hidup-hidup karena perempuan.

Islam, zaman nabi, hadir dengan wajah ramah. Dalam buku-buku sejarah belum ada catatan bahwa nabi menyerang musuh sebagai bentuk agresi. Peperangan yang terjadi di masa Nabi adalah sebentuk pertahanan dari serangan lawan. Dan, serangan yang dimaksud adalah serangan fisik. Adapun dengan futh makkah, serangan agresif tidak berakhir dengan pertumpahan darah. Sejarah ini menjadi cukup bukti betapa islam hadir sebagai agama damai.

lalu, Islam berkembang dari waktu ke waktu, dan meluas dari satu wilayah ke wilayah yang lebih luas. Fenomena ini, tentu saja diikuti dengan meluasnya pengikut ajaran Islam dari berbagai belahan dunia. Latarbelakang pemeluk Islam kemudian menjadi lebih variatif. namun, citra islam yang hendak disebar keseleruh dunia tidak melenggang tantan berpijak pada situasi sosial dan geografis. Apa yang disebut Islam kemudian didefiniskian oleh siapa yang menjadi khalifah, atau penguasa.

Written by Admin

June 2, 2008 at 10:47 am

Posted in Kolom

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: