Renungan

"Adil Sejak dalam Pikiran"

Pola-pola Konflik Keagamaan

leave a comment »


Oleh Tim Yayasan Paramadina dan MPRK-UGM

Awal tahun ini, Yayasan Paramadina dan Magister Perdamaian Resolusi Konflik (MPRK-UGM) melakukan penelitian mengenai pola konflik keagamaan di Indonesia 1990-2008. Penelitian ini memperlihatkan pola dan model konflik keagamaan yang ada di Indonesia di tiga periode: periode orde baru (1990-1998), periode transisi (1998-2004), dan periode konsolidasi demokrasi (2004-2008). Saya yakin hasil penelitian ini sangat berguna bagi kita yang akan mengadvokasi perdamaian di Indonesia. Bagi Anda yang berkepentingan, silakan unduh.

****

Pengantar

Selama lebih dari satu dasawarsa terakhir, rangkaian konflik dan kekerasan bernuansa agama terus terjadi di Indonesia: mulai dari kerusuhan bernuansa agama di kota-kota provinsi pada 1995-1997, kampanye anti dukun santet di Jawa dan konflik antarkelompok agama di Sulawesi Tengah dan Maluku pada 1998-2001, hingga mobilisasi laskar berbasis agama dan pengeboman yang dilakukan kelompok teroris atas nama “jihad” pada 2000-2005.  Selain itu, konflik dan kekerasan sektarian yang menimpa Jamaah Ahmadiyah Indonesia dan aliran-aliran keagamaan lainnya hingga kini telah menambah deret hitung insiden konflik dan kekerasan bernuansa agama di Indonesia.

Berbagai upaya untuk mengatasi konflik dan kekerasan bernuansa agama di atas kini tengah dijalankan oleh berbagai pihak.  Termasuk di dalamnya adalah program yang saat ini tengah dilakukan oleh Yayasan Wakaf Paramadina (YWP) bekerjasama dengan Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik, Universitas Gadjah Mada (MPRK-UGM), dan The Asia Foundation (TAF), dalam rangka memperkuat peran polisi sebagai institusi keamanan di Indonesia dalam menangani konflik dan kekerasan keagamaan dengan melibatkan peran masyarakat sipil.

Di tengah berbagai upaya positif tersebut, kebutuhan mendesak yang belum mendapat perhatian yang cukup adalah ketersediaan data yang dapat diandalkan mengenai bagaimana sesungguhnya pola konflik dan kekerasan keagamaan yang terjadi selama ini di Indonesia.  Ini amat disayangkan, karena pemahaman mengenai pola konflik dan kekerasan keagamaan itu diperlukan sebagai landasan bagi perancangan program dan strategi yang tepat, juga penentuan prioritas, dalam rangka upaya mengatasi konflik dan kekerasan yang terjadi.

Dengan pertimbangan di ataslah YWP, MPRK-UGM, dan TAF melakukan kegiatan penelitian ini.  Di sini kami mengumpulkan dan menganalisis informasi secara sistematis terhadap kasus-kasus konflik bernuansa agama yang terjadi di Indonesia, antara Januari 1990 hingga Agustus 2008, dengan mendasarkan diri pada suratkabar Kompas dan Kantor Berita Antara. Selengkapnya

Written by Admin

August 11, 2009 at 10:29 am

Posted in Penelitian

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: