Renungan

"Adil Sejak dalam Pikiran"

Mengalami Summer School

with 2 comments


Sejak saya mendapat email dari David Montgomery, staff International Summer School on Religion and Public Life (ISSRPL), bayanganku bertemu dengan orang dari berbagai negara dan berbagai latar belakang langsung mengganggu pikiranku. Kira-kira mereka sama ga sih dengan kita. Makanan, tentu saja beda. Sebagaimana kita tahu di felem-felem, sebagian dari mereka ga makan nasi toh. Apa dengan begitu berarti kita memang beda?

Inilah gejolak dalam pikiran saya sesudah tahu bahwa lamaran saya untuk mengikuti Summer School bersama ISSRPL 2012 diterima.  Ini adalah kali ke-10 mereka mengadakan school.  School kali ini diadakan di Yogyakarta dan Bali dari 02-15 Juli 2012. Program ini sendiri dipimpin oleh ilmuan sosial ahli agama dari Boston University, Adam Seligman. Siapa yang engga girang bisa ketemu, dan pasti akan ngobrol dengan, doi kan? Temanya, Negotiating Space in Diversity: Religions and Authorities.

Sebagaimana judul tulisan ini, “mengalami”, saya ingin cerita bahwa saya dibawa masuk pada satu musim di Barat, ‘summer’, yang di sini saya tidak pernah alami. Summer adalah musing panas di Barat, di mana mereka menggunakan waktu itu untuk liburan. Nah, peserta dari “Barat” ini mengadakan acara sekaligus berlibur. Saya tidak. Saya tetep bekerja. Berkat program ini, saya ikut berlibur juga dua minggu. Dan, alhamdulillah bos di kantor pun mengizinkan.

14 hari berturut-turut hidup bersama dengan orang dengan latar belakang yang berbeda-beda, pastinya banyak yang dilakukan dan diceritakan. Mulai dari sarapan, makan siang dan makan malam, kami bercengkrama. Belum lagi setiap kunjungan, kami menggunakan mobil bus yang memungkinkan duduk dengan orang ‘asing’, dan di setiap kesempatan itu kami saling berbagi cerita. Tempat-tempat yang kami kunjungi di Jogja maupun di Bali juga asik-asik untuk saya ceritakan di sini. Dan, terakhir, lecture yang disampaikan narasumber dalam beberapa sesi ga kalah keren, dan ingin saya bagi. Tapi, detailnya nanti saja deh.

Anyway, saya mau bicara garis besarnya saja. Manfaat kegiatan ini buat saya sangat banyak. Pertama, saya dapat ragam perspektif dalam melihat hubungan antar-agama dan antar-keyakinan di ruang publik. Kedua, saya mendapat pengalaman baru mengenai bagaimana keragaman dipraktikkan dan mereka baik-baik saja. Ketiga, saya mendapat pengetahuan baru mengenai budaya, kehidupan, dan karakter orang dari berbagai belahan dunia (bagian inilah yang saya ingin detailkan nanti, bila perlu setiap orang setiap postingan).

Selain tiga manfaat tersebut, saya terkesan sekali dengan dua sesi acara: facilitation dan deconstruction. Pasa sesi fasilitasi, kita dibagi ke lima grop, setiap grup enam orang. Pada grup itulah saya menjadi tahu  bagaimana kehidupan pribadi seorang Rabby Yahudi di Amerika, seorang pejuang hak-hak perempuan di Afghanistan, seorang aktivis HAM di Sarajevo, seorang Kristen Mesir, dan seorang lawyer muda dari Bosnia. Tak hanya tahu latar belakang, tetapi cara mereka berpikir banyak yang menarik dari mereka.

Sementara sesi deconstruction adalah memen di mana fasilitator tampil dan mendekonstruksi cara pandang yang muncul dalam setiap pertemuan. Kalau tidak salah ada sekitar empat kali dekonstruksi gagasan. Isu yang muncul misalnya: kok Indonesia dikabarkan banyak konflik, di Jogja adem ayem saja? Atau isu lain, apakah konflik memang bukan kata yang tepat untuk menggambarkan ketegangan di Indonesia? Atau, isu mengenai batas (boundaries) antar kelompok di ruang publik. Sejauh mana batas itu perlu didiskusikan?

Itulah beberapa yang menarik yang mau saya kisahkan pada posting berikutnya. Saya cukupkan dulu.

Written by Admin

July 27, 2012 at 9:04 am

Posted in Esai

Tagged with , ,

2 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. lanjut kang…aku pengen tahu lebih detail sepertinya asyikk banget tuch pegalaman…hiks……:(

    surya

    July 27, 2012 at 9:42 am

    • Siap. Emang, menarik banget. Ada banyak yang bisa diceritakan. Padahal cuman dua minggu.

      aceng husni

      July 30, 2012 at 5:35 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: