Renungan

"Adil Sejak dalam Pikiran"

A Plur

with 2 comments


Hubungan antar manusia yang berlatar belakang agama dan keyakinan yang berbeda itu selalu dilematis. Jika kita memandang akidah orang yang berbeda dari kita, ya tentu akan nyinyir. Semua agama mengajarkan hanya akidahnya yang paling benar. Tapi, dalam perjumpaan sosial lain, seperti perjumpaan di pasar, di bis kota, di kantor pelayanan publik, di mall, di bioskop dan lainnya tidak memerlukan latar belakang agama untuk bisa bertransaksi dan bercakap-cakap.

Demikianlah film A Plur, film pemenang kesatu Sayembara Ahmad Wahib 2012. Ia mengambil isu momen natal untuk menunjukkan betapa perbedaan akidah tidak bisa menyurutkan kita untuk bisa saling bekerjasama dan bercakap-cakap, termasuk pemudi Muslim mengucapkan selamat merayakan Natal kepada temannya yang Kristen atau Katolik.

Selamat menikmati!!

Berbeda akidah, berdebat atas perbedaan itu, boleh. Ingat, ga pake kekerasan, ga pake paksa-paksaan. Dan, dalam kehidupan sosial, stop diskriminasi hanya karena perbedaan keyakainan dan agama. Haram hukumnya, bagi orang beriman melakukan hal itu.

Written by Admin

November 7, 2012 at 11:24 am

Posted in Esai

Tagged with , , , , ,

2 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. mantap….

    luxthinking

    November 8, 2012 at 4:27 am

    • Yes. Emang film ini mantap. Apalagi jika ada subtitle dalam bahasa Inggris, makin mantap. Nanti saya dorong biar pembuatnya menyediakan subtitle bahasa asing deh..

      aceng husni

      November 8, 2012 at 5:00 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: