Renungan

"Adil Sejak dalam Pikiran"

Memahami Kembali Arti Keragaman

leave a comment »


Saya lagi bongkar-bongkar dokumen di website. Saya menemukan tulisanku yang terbit tahun 2010 versi pdf.

Abstraknya demikian: “Dalam hidup berbangsa dan bernegara, keragaman memiliki akar mendalam berdasarkan keterbatasan pada pengetahuan, penginderaan, akal dan komunikasi bahasa. Keterbatasan ini dalam interaksi sosial melahirkan pengelompokan-pengelompokan dalam masyarakat sebagai identitas. Sayangnya konstelasi antar identitas tidak hanya melahirkan kerjasama tetapi seringkali berbuntut kekerasan dan menelan korban. Konstelasi yang tidak menguntungkan ini umumnya dalam masa transisi, negara masih berkonsentrasi memperbaiki mekanisme menuju sistem demokrasi yang adil, transparan dan terbuka.

Yang menjadi pertanyaan kemudian, kenapa pengetahuan tentang keragaman yang diajarkan di sekolah tidak berbanding lurus dengan harmoni sosial? Kenapa kita lebih sering memaknai keragaman atau pluralitas sebagai ancaman ketimbang rahmat? Lalu bagaimana mengelola  keragaman agar kehidupan sosial kita tetap harmoni dan menjadi sumber kekuatan di mata dunia?

Versi online juga sudah saya posting di blog ini. Saya sediakan versi pdf siapa tahu lebih suka baca di pdf.

Artikel bisa anda unduh di sini

Written by Admin

December 8, 2014 at 10:16 am

Posted in Esai

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: