Membaca dan Berdialog

Dibuat pada 30 Juni 2012.

Semoga pertanda baik: suka membaca, sebagaimana ayat al-Quran pertama kali turun: iqra!!

Advertisements

Kekerasan Keagamaan dan Absennya Pemerintah

Koran Tempo, 22 Januari 2010

Oleh: Husni Mubarak, Peneliti di Yayasan Wakaf Paramadina

Mengawali tahun 2010, kebebasan beragama di Indonesia tercoreng kembali oleh perusakan rumah ibadah di Lampung. Beberapa orang tidak dikenal melempari gereja hingga beberapa kaca pecah. Juga ada peristiwa aliran Surge Eden yang didatangi warga dan diteriaki dengan kata-kata kasar. Sebuah kelompok keagamaan yang lain berhasil memobilisasi masa dan berakhir dengan kekerasan. Umumnya mobilisasi digerakkan oleh segelintir orang. Secara teori harusnya kekerasan bisa diredam. Faktanya, kekerasan keagamaan, khsusunya yang dilakukan oleh kelompok muslim tertentu, berulang terjadi pada waktu dan tempat yang berbeda. Bagaimana mengelola konflik keagamaan agar tidak sampai menjadi peristiwa kekerasan? Continue reading “Kekerasan Keagamaan dan Absennya Pemerintah”

Manjakan Konsumen, ACFTA Diyakini Tak Keliru

PASAR BEBAS
Minggu, 10 Januari 2010, 10:28:00 WIB

Laporan: Yayan Sopyani al-Hadi

Jakarta, RMOL. Pemberlakuan ASEAN-China Free Trade Agrrement (ACFTA) terhitung 1 Januari 2010 dinilai akan memanjakan konsumen dan kekhawatiran akan menggilas pengusaha lokal disebut berlebihan.

“Konsumen akan semakin diuntungkan dan dimanjakan karena terjadi kompetisi dari para produsen. Pasar bebas juga bukan bicara soal siapa yang kalah dan siapa yang dirugikan. Ukurannya bukan lokal dan asing tapi dari kemampuan bersaing. Kemudian kalau ada yang kalah dalam bersaing, maka  yang disalahkan bukan esensi persaingannya, bukan ACFTA-nya. Jangan juga sebagaimana dikatakan para pengritik pasar bebas yang mengatakan ibarat persaingan anak kecil dengan orang dewasa. Kita bicara soal kualitas barang yang diproduksi,” kata Peniliti Yayasan Paramadina, Husni Mubarak, kepada Rakyat Merdeka Online, beberapa saat lalu (Minggu, 10/1). Continue reading “Manjakan Konsumen, ACFTA Diyakini Tak Keliru”