Perempuan, Agen Perdamaian?

Umumnya, banyak dari kita yang meyakini bahwa kekerasan identik kepada laki-laki dan kelembutan dengan perempuan. Jika laki-laki agresif, maka perempuan pasifis. Persepsi ini diyakini karena sejarah menunjukkan bahwa laki-laki lebih sering menjadi penyulut perang, sementara perempuan berteriak untuk menghentikannya. Di medan perang sekalipun, perempuan umumnya bertugas mengobati atau menyembuhkan dan mengupayakan korban agar tetap hidup.

Continue reading “Perempuan, Agen Perdamaian?”